SIMA

Login Form


TampilkanPassword

Detail Pesantren

ZAM-ZAM
29 Mei 2018 14:59:06

Detail data Pesantren


Pengasuh:
Ust. Dr. H. Muh. Hizbul Muflihin, BA,. M.Pd
Website:
zamzampwt.com
Alamat:
Jalan Tentara Pelajar No. 41–43, Kel. Kedungwuluh Kec. Purwokerto Barat Kab. Banyumas
Telp.:
081548859981
Tentang pesantren:

PROFILE

 PONDOK PESANTREN MAHASISWA MUHAMMADIYAH

ZAM-ZAM PURWOKERTO

A. Identitas :
    1. Nama lembaga    : Pondok Pesantren Mahasiswa Muhammadiyah Zam-         zam Purwokerto        

  1. Nomor Pendirian : No.039/SPK/PPMZ/1/2014, tanggal 30 Rabi’ul Awal 1435 H/ 01 Februari 2014 M.
  1. SK Kemenag : Nomor Statistik : 510 0330 20088
  2. SK Operasional : Nomor. Sti.23/LPM/PP.009/53/2015, dari STAIN (kini IAIN Purwokerto). 
  1. Alamat : Jl. Tentara Pelajar No. 41 – 43 Kedungwuluh Purwokerto Barat. Telp. (0281) 634 693  HP/WA. 0813 9097 0929
  1. Penanggung jawab : Ust. Dr. H. Muh. Hizbul Muflihin, BA,. M.Pd (WA. 081548859981)
  2. Alamat website : zamzampwt.com

B. Pengasuh

  1. Pengasuh Utama/Pimpinan : Ust. H. Dr. Muh. Hizbul  Muflihin, BA. M.Pd
  2. Pengasuh /Dewan Asatidz :     
  1. H. Muhzin Asy-Syafiq, M.A : Bidang Ilmla’ dan mahfudhot
  2. Amrullah Sucipto Aji, S.Sos : Bidang Tahfidz Tahsinul Qiro’ah
  3. Ahmad Kahar Muzakki, M.Ag : Bidang Qiraatul Kitab Haji wal Umrah
  4. Muh. Sugeng, S.Ag : Bidang Akhlaq Mu’amalah
  5. Rasikun, S.Ag : Bidang Tahsinul Qiro’ah
  6. H. Jamal Abdul Aziz, M.Ag : Bidang Metodologi Penelitian
  7. M, Syamsudin,S,Ag. M.Pd : Bidang Nahwu wa shorof
  8. Heni Hartati, S.Ag : Bidang Fiqhun Nisa’
  9. H. Muh. Hizbul Muflihin,M.Pd: Bidang Qiraatul Kutub dan Tajwid
  10. Sri Gati Ni’matul Khairiyah : Bidang Mentoring/Muraja’ah
  11. Muammar, Lc : Bidang Lughoh ‘Arabiyah
  12. H. Ibnu Hasan, S.Ag.M.Si : Bidang Aqidah Islamiyah
  13. Siti Nur Zakiyah, S.Ag. M.Pd : Bidang Akhlaq
  14. Ichwan Hero. S.H.I : Bidang Fiqh Islam
  15. H. Samingan : Bidang Bahasa Arab
  16. H. Rohmad. M.Pd : Bidang Karya Tulis Ilmiyah

 

C. Visi dan Misi :

  1. Visi

Membentuk manusia muslim yang berkualitas, beriman dan bertaqwa kepada Allah, berakhlaq mulia, memiliki kedalaman pengetahuan agama Islam, cerdas dan berprestasi  dalam penguasaan Ilmu Pengetahuan dan mandiri.

Visi        : Berakhlak Karimah, Berprestasi dan  Berkemajuan

  1. Misi
  1. Menanamkan nilai–nilai keislaman untuk membentuk pribadi muslim yang berakhlaqul karimah.
  2. Memperdalam ilmu pengetahuan Umum dan Keprasahajaan hidup.
  3. Menyiapkan kader Umat dan Persyarikatan Ber IQ, SQ dan EQ yang baik.
  4. Menjadi Ma’had ‘Ali yang berkualitas.

 

D. Sejarah Berdiri :

        Bermula pada tahun 2005 pimpinan IAIN Purwokerto menggulirkan program “Pesantrenisasi” bagi mahasiswa baru IAIN Purwokerto. Program ini digulirkan atas dasar dan fakta bahwa masih cukup banyak mahasiswa dan alumni STAIN (sekarang IAIN) yang belum mampu menulis arab/ayat dengan baik dan dalam hal praktik ibadah prakltis.  Program pesantrenisasi bagi mahasiswa baru IAIN Purwokerto dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan Pondok pesantren-pondok pesantren yang ada di wilayah Purwokerto. Dari jumlah ponpes yang ada di wilayah Purwokerto (sekitar 10 ponpes) ternyata tetap tidak bisa menampung seluruh mahasiswa baru setiap tahunnya (karena daya tampung setiap Ponpes sangat terbatas, ditambah adanya mahasiswa IAIN dan diluar IAIN yang ikut “ngaji” walaupun sudah lulus BTA dan PPI.

     Melihat kenyataan di atas, pimpinan PPM (Pusat Penjaminan Mutu) IAIN Purwokerto saat itu (Drs. Attabik, M.Ag) melakukan  komunikasi  intensif dengan tokoh organisasi keagamaan/Muhammadiyah Kabupaten Banyumas yaitu Dr. H. Muh. Hizbul Muflihin, M.Pd, untuk membicarakan kemungkinan didirikannya Ponpes baru. Setelah bermusyawarah penuh persaudaraan  akhirnya Sdr. Dr. Muh. Hizbul Muflihin mendapatkan lampu hijau dari PPM STAIN Purwokerto untuk merintis mulai pendirian pondok dengan mengambil nama Pondok Pesantren Mahasiswa Muhammadiyah Zam-zam Purwokerto, yang lebih akrab disebut dengan “ Pondok Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto, yang beralamat di Jl. Tentara Pelajar No. 41 Purwokerto 53131.

      Untuk mewujudkan maksud diatas, pada hari Kamis, 12 Juli 2012, mulai dibuka pendaftaran santri baru tahun 2012/2013 dengan jumlah santri putri sebanyak 17 orang, dengan menempati kamar sebanyak 6 buah. Untuk mendukung terlaksananya proses pembelajaran direkrut pula ustadz sebanyak 4 orang yaitu Ust. M. Hizbul Muflihin, Ust. Amrullah Sucipto, Ust. Ibnu Hasan, dan Ust. Muhzin Asy-Syafiq. Dimana proses pembelajarannya menggunakan ruang asrama yang sangat sederhana dengan ukuran 5 x 6 m².  Seiring dengan perkembangan waktu dimana jumlah mahasiswa STAIN Purwokerto  mengalami peningkatan yang sangat tajam, maka hal ini juga membawa dampak bertambahnya jumlah santri untuk semua Pondok Pesantren Mitra, tak terkecuali Pondok Pesantren Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto. Hal ini terbukti pada tahun 2013/2014  jumlah santri yang mendaftar  di Pondok Pesantren Zam-zam Muhammadiyah  meningkat menjadi 27 orang santri. Dengan adanya peningkatan jumlah santri, maka pondok juga menambah fasilitas kamar tidur menjadi  9 kamar.

       Melihat dinamika positif  peningkatan jumlah santri yang mengaji di Pondok Pesantren Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto, maka pengasuh utama/pimpinan pondok Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto yaitu Dr. H. Muh. Hizbul Muflihin, M.Pd mengirimkan surat kepada PPM IAIN Purwokerto,   dengan Nomor .039/SPK/ PPMZ/1/2014, tanggal 30 Rabi’ul Awal 1435 H/, bertepatan dengan tgl. 01 Februari 2014 M, berisi permohonan kerjasama peningkatan dalam penyelenggaraan pendidikan BTA dan PPI bagi mahasiswa  baru IAIN Purwokerto. Atas dasar surat permohonan ini terbitlah surat rekomendasi dari PPM (kini Ma’had Al-Jami’ah) IAIN Purwokerto No. Sti.23/LPM/PP.009/53/2015 tertanggal, 27 April 2015 tentang penetapan Pondok pesantren Mahasiswa Muhammadiyah Zam-zam Purwokerto sebagai pondok mitra IAIN Purwokerto dalam penyelenggaraan pendididikan BTA dan PPI. Seiring dengan keluarnya surat rekomendasi di atas, ditetapkan pula Dr. H. Muh. Hizbul Muflihin, M.Pd sebagai pengasuh utama/musyrif utama di Ponpes Zam-zam Purwokerto.

       Perlu diketahui bahwa Pondok Pesantren Mahasiswa Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto adalah merupakan pondok pesantren berbasis masyarakat. Dimana dalam orientasi pendiriannya ditekankan pada nilai kemanfaatan pondok secara komprehensif, yaitu bukan saja mampu mencetak santri yang berkualitas, dan berakhlak karimah serta memiliki kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an dan Praktik Ibadah Praktis (BTA dan PPI) secara baik, namun nilai kemanfaatan  juga bisa dirasakan oleh masyarakat. Berdasarkan urun rembug dengan pihak RT 05/03 dan takmir masjid Al –Amanah serta tokoh masyarakat sekitar pondok. ide dan konsep Pondok Zam-Zam Muhammadiyah berbasis masyarakat ini diterima dengan baik dan disambut dengan gembira. Sikap apresiasif masyarakat sekitar pondok Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto diikuti dengan kesiapan rumah warga sekitar pondok untuk ditempati atau dijadikan asrama bagi santri, tak terkecuali pengurus takmis masjid Al-Amanah yang mempersilahkan kepada pondok untuk memanfaatkan masjid sebagai tempat edukasi bagi santriwan/wati Pondok Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto. Jarak antara pondok/asrama induk dengan rumah warga serta masjid Al-Amanah hanya sekitar 200 m.

      Pada tahap perkembangannya, pada tahun 2017 akhir pondok mahasiswa Zam-Zam Muhammadiyah Purwokerto telah berhasil menambah satu unit bangunan dengan tiga lantai, dengan kapasitas 30 santri. Serta telah tersedia asrama blok sebanyak 11 tempat. Kini pondok pesantren Zam-zam Muhammadiyah sedang fokus untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan outputnya. Hal ini sejalan dengan salah satu misi pondok Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto yaitu menjadi lembaga pendidikan Islam atau Ma’had ‘Ali  yang berkualitas, maju dan berkeadaban.

 

E. Pendidikan dan Pengajaran

  1. Proses Pembelajaran

    Pondok pesantren Zam-zam Muhammadiyah Purwokerto mulai tahun 2016/2017 telah membuka dua kelas reguler masing-masing :  Mustawa Awal dan Mustawa Tsani dengan masa pembelajaran 1 (satu) tahun ta’lim intensif. Kelompok mustawa awal hanya dikhususkan untuk mahasiswa semester 1 dan atau semester 3 bagi yang dinyatakan belum lulus ujian BTA & PPI di IAIN, dengan masa pembelajaran sebanyak 14 kali ta’lim baik di waktu pagi maupun di waktu malam selama dua semester penuh. Dengan demikian selama santri muastawa awal nyantri akan mendapatkan kajian intensif sebanyak 28 kali pertemuan. Untuk mengetahui tingkat penguasaan materi dan keterampilan santri (ketrampilan lisan dan perbuatan), diadakan uji kompetensi tengah semester dengan nama Uji Pra Akhir Semester (UPAS) dan Uji Kompetensi Akhir Semester (UKAS) untuk setiap semesternya.

   Sementara itu pembukaan Mustawa Tsani diperuntukkan bagi mahasiswa IAIN/dan diluar IAIN  yang sudah lulus ujian BTA & PPI di IAIN, dengan masa mondok selama 1 (Satu) tahun intensif. Pembelajaran waktunya bersamaan dengan kelas Mustawa Awal namun pada tempat yang berbeda dan pengasuh yang berbeda pula. Tekanan materi kajian untuk Mustawa Awal adalah penguatan materi : Tahfidzul Qur’an,  Nahwu shorof, Aqidah, tafsir-hadits dan ilmu-ilmu umum penunjang kualitas perkuliahan. Sama sebagaimana kelas Mustawa Awal, kelas Mustawa Tsani selama masa pembelajaran juga diadakan ujian baik UPAS maupun UKAS.

  1. Waktu Pembelajaran

        Secara umum waktu pembelajaran dibagi menjadi tiga, yaitu :

  1. Pagi hari jam 04.00 – 06.00 WIB (ibadah dan ta’lim).
  2. Siang hari jam menyesuaikan dengan jadwal kuliah (kegiatan Kajian mandiri).
  3. Malam hari jam 18.00 – 21.30 (ibadah dan ta’lim).
  4. Pada hari tertentu santri mengikuti kajian umum di Masjid Al Amanah, Masjid 17 Dr. Angka dan Masjid Agung Baitussalam.

 

Jadwal Umum Harian

No

Waktu

Kegiatan

1.

03.30 - 04.00

Bangun, sholat tahajud

2.

04.00 - 04.45

Ke masjid. Jama’ah sholar shubuh,

3.

04.40 - 05.00

Persiapan ta’lim

4.

05.00 – 06.00

Ta’lim wa Tahfid

5.

06.00 – 06.30

Kebersihan lingkungan, kegiatan pribadi,

6.

06.30 – 07.00

Berangkat kuliah (bagi yang tidak kuliah : tahfidzul qur’an mandiri/kelompok)

7.

07.00 – 16.30

Kuliah sesuai dengan jadwal masing-masing

(sholat dzuhur dan ‘Asyar berjama’ah di masjid kampus) dan kajian mandiri

8.

16.30 – 17.15

Keperluan pribadi

9.

17.30 – 19.00

Jama’ah sholat maghrib, tadarus Al Qur’an

10.

19.00 – 19.45

Makan malam

11.

19.45 – 21.30

Kajian /ta’lim malam

12.

21.30 – 22.30

Belajar mandiri

13.

22.30 – 03.30

Istirahat

    Adapun jadwal khusus ta’lim dibuat tersendiri, baik untuk mustawa awal maupun mustawa tsani sesuai dengan kurikulum pondok yang telah ditetapkan.

  1. Kurikulum

Untuk mewujudkan out put santri yang berkualitas,  struktur kurikulumnya dirancang secara terpadu dan saling melengkapi untuk kurun waktu satu (1) tahun ta’lim dengan jumlah  beban 56 Jam pelajaran, yang terdiri dari 20 mata kajian. Dari 56 jam pelajaran dimaksud dibagi menjadi dua semester dengan bobot JPL tertinggi sebanyak 4 JPL dan yang paling rendah adanya 2 JPL. Pembobotan ini dimaksudkan untuk memberi penguatan materi, sehingga pada akhirnya santri mempunyai kompetensi yang memadai sebagaimana yang ditetapkan dalam Standart Kelulusan Pondok (SKP). Adapun struktur kurikulumnya adalah sebagai berikut :

  1. Mustawa Awal : Materi Pokok

No

Mata Ta’lim/Kajian

Bobot

Semester

Satu

Dua

1.

Tahsinun wa Tahfidul Qur’an

4

2

2

2.

Imla dan Khot

4

2

2

3.

Nadhoman wa ‘Ilmu Tajwid

4

2

2

4.

Fiqhu Al-Islam

4

2

2

5.

Foqhu An-Nisa’

4

2

2

6.

Bahasa Arab

2

2

-

7.

Qira’atul Kitab As-Shiyam

2

-

2

8.

Qira’atul Kitab Sifat As-Sholatu An-Nabiyu

4

2

2

9.

Amsilah At- Tasyrifiyah

2

-

2

10.

Nadhoman wa Ilmu An-Nahwu wa Shorf

2

2

-

11.

Akhlak lil Baniin wa lil Banaat

2

-

2

12.

Khitobah

2

-

2

13.

Tafsir Jalalain

2

-

2

14.

The Nine Golden Habits

2

2

-

15.

Study kritis Himpunan Putusan Tarjih

4

2

2

16.

Kajian kitab hadits Buliughul Marom

2

2

-

17.

Kajian kitab hadits Riyadhus Sholihin

2

-

2

18.

Kajian kitab Ta’limul Muta’alim

2

2

 

19.

Kajian Kitab Al Qowaa’idul Al Baghdawiyah

2

2

2

20.

Tahfidz dan Ta’mil Ad-Du’a wa Ad-Dzikr

2

2

-

 

Jumlah

56

28

28

     

    b. Mustawa Tsani :

No

Mata Ta’lim/Kajian

Bobot

Semester

Satu

Dua

1.

Nahwu dan shorof

4

2

2

2.

Hadits Arba’in An-Nawawiyah

2

-

2

3.

Tafsir Jalalain

2

2

-

4.

Metodologi Penelitian

4

4

4

5.

Karya Tulis Ilmiyah

4

2

2

6.

Praktikum Komprehensif

2

-

2

7.

Tahfidzul ayat

2

2

-

8.

Bimbingan Penulisan Skripsi

4

2

2

9.

Khitobah

2

-

2

10.

Kepemimpinan

2

2

-

 

Jumlah

38

16

16

   c. Materi Tambahan/ekstrakurikulum

  1. Leadership
  2. Out Door Game Management (ODGM)
  3. Magang ke ustadan
  4. Khitobah
  5. Kepanduan dan keputrian
  6. Kebersihan lingkungan

 

KALENDER TA’LIM

 

NO

TANGGAL

KEGIATAN

1.

Awal Juni s/d Akhir Juli

Masa Pendaftaran santri baru

2.

Awal Agustus

Kedatangan santri di asrama

3.

Pekan ke-2 Agustus

Orientasi pembelajaran

4.

Pekan ke-3 Agustus

Pembukaan Ta’lim

5.

Pekan ke-4 Agustus  s/d pekan awal  Januari

Masa Ta’lim tahap awal

6.

Pekan ke 4 September

Masa Perpulangan ke- 1

7.

Pekan ke-4 Oktober

Masa Perpulangan ke- 2

8.

Pekan ke-4 November

UJI KOMPETENSI TAHAP KE-1 (IMTADZ)

9.

Pekan ke-4 Desember

Masa Perpulangan ke-3

10.

Pekan ke-5 Desember

Libur semester gasal

11.

Pekan Pertama Januari

Masa awal pembelajaran semester genap

12.

Pekan ke-2 Februari s/d pekan ke -3 Juni

Pembukaan Ta’lim Tsani

13.

Pekan ke-1 Maret

Masa Perpulangan ke- 1

14.

Pekan ke-2 April

Masa Perpulangan ke- 2

15.

Pekan ke-3 Mei

UJI KOMPETENSI TAHAP KE-3 (PAI)

16.

Pekan ke-5 Mei

Masa Perpulangan ke-3

17.

Pekan ke-3 Juni

Masa Perpulangan ke -4

18.

Pekan ke-2 Juli

UJI KOMPETENSI KE -4 (IMTADZ)

19.

Pekan ke-3 Juli

Libur semester genap

 

TATA TERTIB SANTRI PONDOK PESANTREN MAHASISWA MUHAMMADIYAH

                                        ZAM-ZAM PURWOKERTO

                                      معهد زمزم الحديثي لطلاب محمدية بورووكرتو

A. SAAT MENGIKUTI TA’LIM :

  1. Niat dengan ikhlas untuk mengikuti ta’lim dan mendengarkan isi penjelasan serta mencatat materi materi yang diajarkan.
  2. Berpakaian muslim/mah (Santriwan dilarang mamakai kaos)
  3. Berdoa sebelum dan sesudah ta’lim sesuai ketentuan
  4. Membawa Al-Qur’anul Karim dan peralatan tulis menulis
  5. Datang tepat waktu : Subuh Pk. 05.00, ‘Isya’ Pk. 19.45 WIB
  6. Membaca ayat Al-Qur’an secara bersama-sama secara urut minimal 10 ayat sebelum ta’lim dimulai
  7. Dilarang ngobrol dan bermain HP/Tablet saat ta’lim berlangsung.
  8. Duduk di ruang kelas sesuai dengan ketentuan
  9. Mengisi daftar hadhir setiap hari, dan tidak memalsukan tanda tangan teman santri/wati lainnya.
  10. Mengembalikan/mengambil tempat duduk sebagaimana semula setelah pembelajaran ba’da subuh.
  11. Menjaga kebersihan ruang pembelajaran dan tidak mencoret-coret meja atau dinding ruangan.
  12. Bagi petugas PIKET, mematikan kipas angin dan lampu setelah ta’lim selesai, serta mengunci pintu ruang kelasdan pintu pagar dengan benar.

B. SAAT BERADA DI ASRAMA :

  1. Membersihkan tempat sampah setiap saat
  2. Membuang sampah pada tempat sampah dan mengumpulkannya di Pool sampah depan asrama setiap hari sebelum jam 05.30 WIB
  3. Menggunakan air secara hemat (CUKUP memutar KRAN SETENGAH putaran).
  4. Mematikan lampu Listrik SETIAP KALI MENINGGALKAN ruangan KAMAR manapun selagi tidak dipakai.
  5. Mencuci peralatan masak dan makan setelah selesai makan. Dengan TIDAK MEMBUANG SISA makanan di tempat cucian/wasstafel.
  6. Tidak berbuat GHOSOB barang milik orang lain, apalagi MENCURI nya.
  7. Menutup dan mengunci PINTU utama setiap saat.
  8. Membukakan pintu jika mendengar Bell berbunyi dengan mengenal orang yang akan masuk.
  9. Dilarang begadang (jam tidur malam = 23.00 WIB)
  10. Mengontrol KRAN AIR setiap saat, terutama SAAT MENJELANG TIDUR (bagi petugas Piket).
  11. Membayar Uang Kos dan atau Syahriyah tepat waktu.

 

C. SANGSI DIBERIKAN KEPADA SANTRI, APABILA :

  1. Tidak masuk ta’lim 30 kali (komulatif) /semester gasal , berupa teguran lisan.
  2. Tidak masuk 20 kali (komulatif)/semster genap, berupa teguran tertulis
  3. Tidak masuk 61 kali (komulatif)/1 tahun pembelajaran, berupa DIKELUARKAN dari Pondok, tanpa diberi surat rekomendasi
  4. Mencuri barang atau uang milik sesama santri/musyrif atau induk semang, diklarifikasi dan dilaporkan kepada yg berwajib Tidak mengikuti Uji kompetensi, tak akan diberi rekomendasi 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


@kangsupris
© IAIN PURWOKERTO 2018