SIMA

Login Form


TampilkanPassword

Detail Pesantren

DARUSSALAM
15 Mei 2018 15:21:55

Detail data Pesantren


Pengasuh:
KH. Dr. Chariri Shofa, M.Ag
Website:
https://darussalampurwokerto.com
Alamat:
Jalan Sunan Bonang no. 37 RT 03 RW 04 Dukuhwaluh Kembaran Banyumas, 53182
Telp.:
083862475959
Tentang pesantren:

PROFIL PONDOK PESANTREN “DARUSSALAM”

DUKUHWALUH-PURWOKERTO

A. Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Darussalam

Pondok Pesantren Darussalam yang terletak di Dukuhwaluh, Kembaran, Banyumas, mula-mula dirintis oleh KH. Dr. Chariri Shofa, M.Ag. dan H. Djoko Sudandoko, S.Sos., MM. (mantan Bupati Banyumas) pada bulan Dzulhijjah 1415 H (bulan Mei 1994). Pada saat itu di pemondokan Haji Makkah, mereka sepakat untuk melangsungkan kemabruran hajinya dengan cara mendirikan Pondok Pesantren atau lembaga pendidikan Islam.

Rencana itu berlanjut dengan pencarian lokasi dan penyediaan lahan pembangunan seluas 7090 m2 (tujuh ribu sembilan puluh meter persegi) oleh Cristian Bayu Aji (Putra Bupati Banyumas) pada tahun 1996. Pada saat itu pembangunan asrama putra lantai pertama dan rumah ta’mir mulai dibangun oleh Cristian Bayu Aji, sambil mengurus sertifikat tanah di BPPN yang akan diserahkan kepada pengurus yayasan.

Tahun 1997 mereka berdua sepakat untuk mendirikan sebuah yayasan bernama Darussalam dibawah Notaris Turman, SH. dengan personalia Badan Pendiri: H. Djoko Sudandoko, S.Sos., M.M. (Bupati Bayumas), Hj. Indarwati Djoko Sudandoko (Istri Bupati), KH. Dr. Chariri Shofa, M.Ag. (Dosen STAIN Purwokerto), H. Prof. M. Tholib, S.E. (Dekan Fak. Ekonomi Unsoed), dan H.A. Yani Nasir, S.H. (Pengusaha Purwokerto).

Bulan Februari 1998, H. Djoko Sudandoko, S.Sos., M.M. diangkat menjadi Wagub II bidang Pembangunan dan Ekonomi Jawa Tengah di Semarang sehingga berbagai hal berkenaan dengan pembangunan Pondok Pesantren dan semua aktifitas yayasan Darussalam diserahkan kepada pengurus yang berdomisili di Purwokerto, dipimpin oleh KH. Dr. Chariri Shofa, M.Ag. di bidang aktifitas dan H.A. Yani Nasir, S.H. di bidang pembangunan fisik.

Aktifitas dan pembangunan terus berlangsung dari waktu ke waktu, setapak demi setapak. Sejak bulan Syawal 1419 H/1 Februari 1998 diadakan pengajian rutin selapanan Senin Wage malam Selasa Kliwon. Sedangkan pembangunan fisik terus berjalan, hingga pada tanggal 06 Muharram 1424 H (09 Maret 2003) diresmikan Masjid Abu Bakar As Shiddiq Yayasan Darussalam seluas 1824 m2.

Aktifitas di sekitar Pondok Pesantren “Darusalam” semakin berkembang. Sejak tanggal 16 Shafar 1424 H (16 April 2003 M) masyarakat sekitar Grumbul Dukuhwulung mulai melaksanakan ibadah sholat Jum’at di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq Pondok Pesantren Darussalam. Oleh karena jumlah santri yang semakin banyak, maka sejak tanggal 01 Jumadil Awal 1424 H (1 Juli 2003), Pondok Pesantren Darussalam membuka Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan al-Qur’an.

 

B. Visi dan Misi Pondok Pesantren Darussalam

Visi :

Terwujudnya kader muslim yang shalih, beraqidah yang kuat, konsisten menjalankan syari’at Islam, berakhlaq mulia, memiliki kedalaman ilmu dan berwawasan luas serta memiliki keterampilan yang memadai.

Misi :

1. Mencetak kader-kader muslim yang shalih dan shalihah, memiliki iman yang kuat dengan menanamkan nilai-nilai Aqidah Ahlussunnah Wa al-Jama’ah.

2. Menyediakan sumber daya manusia yang mendalami syari’at Islam dan konsisten mengamalkannya di tengah-tengah masyarakat.

3. Mewujudkan manusia yang berakhlakul karimah, sehat jasmani dan rohani, yang dapat menjadi teladan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

4. Mewujudkan insan muslim yang memiliki kedalaman ilmu dan keluasan wawasan, taat mengamalkan, mengembangkan dan menyebarluaskan dalam kehidupannya sehari-hari.

5. Menyiapkan calon pemimpin yang memiliki keterampilan yang memadai seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

C. Pendidikan dan Pengajaran

Pondok Pesantren Darussalam memiliki dua (2) program pendidikan yaitu Madrasah Dinniyah dan Taman Pendidikan Al-Qur’an.  Madrasah dinniyah diikuti oleh santri-santri yang mendaftar secara resmi baik yang menetap maupun yang tidak menetap di Pondok Pesantren Darussalam. Santri-santri madrasah dinniyah selain mengikuti pendidikan tentang keislaman di Pondok Pesantren Darussalam juga masih menempuh pendidikan umum di SMA / sederajat dan juga di Perguruan Tinggi yang ada di sekitar Purwokerto. Sementara itu, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darussalam diikuti oleh anak-anak desa Dukuhwaluh dan sekitarnya dan dilaksanakan mulai sore hingga malam hari.   

Setiap santri yang akan masuk ke Pondok Pesantren Darussalam wajib mengikuti Orientasi Pengenalan Kepesantrenan (OPAK) dan Placement Test penempatan tingkatan kelas. OPAK bertujuan untuk mengenalkan tentang Pondok Pesantren Darussalam, tata tertib pesantren dan juga wawasan tentang keislaman secara komprehensif. Di samping itu juga diadakan Placement Test yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan dan pengalaman belajar calon santri untuk kemudian ditempatkan pada kelas yang sesuai.

Bentuk-bentuk pendidikan dan pengajaran

  1. Pendidikan model Pondok Pesantren Salaf dalam bentuk pengajian klasikal, non klasikal, sorogan, dan bandungan,
  2. Pendidikan madrasah diniyah mulai kelas I sampai dengan VI.
  3. Pendidikan formal dari tingkat TK, SD, SLTP, SLTA, sampai dengan perguruan tinggi.
  4. Pengajian umum harian, mingguan, bulanan, selapanan, dan hari-hari besar.
  5. Pengajuian rutin kelompok tertentu: wanita, remaja, dan kelompok tua.
  6. Diskusi ilmiah masalah-masalah keagamaan.
  7. Latihan muhadhoroh atau ceramah di depan umum.
  8. Pengembangan bahasa asing (Arab dan Inggris)
  9. Pendidikan jasmani, olahraga dan seni serta berbagai keterampilan

Peningkatan Sumber Daya Manusia

  1. Mencetak santri menjadi calon pemimpin yang menguasai agama secara komprehensif
  2. Mewujudkan manusia yang memahami dan menguasai iptek dengan pembukaan pendidikan formal
  3. Menyiapkan santri yang menguasai bahasa asing secara reseptif maupun ekspresif terutama bahasa Arab dan Inggris,
  4. Membekali para santri dengan ilmu organisasi dan menejemen seperti kursus dan workshop,
  5. Membekali para santri dengan menguasai ilmu dakwah dan beberapa metode kajian,
  6. Penyaluran bakat dan minat para santri dalam berbagai keterampilan olahraga dan seni dengan berbagai latihan.

D. Materi pendidikan dan pengajaran

Materi Pokok

  1. Al-Qur’an, Tajwid dan Ulum al-Qur’an,
  2. Hadis dan Ulum al-Hadis,
  3. Fiqh dan Ushul Fiqh,
  4. Ilmu Aqidah dan Akhlak
  5. Ilmu Balaghoh (Ilmu Bayan, Ma’ani, dan Badi’),
  6. Bahasa Arab (Qira’ah, Istima’, Kitabah, dan Takallum),
  7. Ilmu alat (Nahwu dan Sharaf)
  8. Ilmu Falak (Teori dan Praktek)
  9. Bahasa Inggris,
  10. Praktik ibadah

 

Materi Tambahan

  1. Metode dakwah,
  2. Metodologi diskusi,
  3. Berbagai ilmu pengetahuan umum,
  4. Keterampilan komputer,
  5. Olahraga
  6. Beragam ekstrakurikuler, keterampilan dan ketangkasan:
    1. Seni Bela Diri Pencak Silat
    2. Muhadatsah
    3. Qiroatul Kutub
    4. Sepak Bola
    5. Volly
    6. Beat Box
    7. Tilawah
    8. Khitobah
    9. Seni Hadroh
    10. Jurnalistik

E. Tenaga Pengajar

Jumlah total pengajar Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh Purwokerto pada tahun ini adalah 20 orang yang terdiri dari 2 orang dewan pengasuh dan 18 orang dewan asatidz. Mayoritas pengajar menetap di Pesantren dan hanya ada 2 guru yang didatangkan dari luar Pesantren.

Dari segi pendidikan mereka, 12 pengajar bergelar Master (S-2), 7 pengajar bergelar Sarjana (S-1) dan 1 pengajar berpendidikan SMA. Pada tahun 2018 ini ada 2 pengajar yang sedang cuti mengajar di Pesantren karena sedang menempuh pendidikan S3. Keduanya merupakan putri pertama dan ketiga Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam. Putri pertama menempuh pendidikan S3 di Belanda sedangkan putri ketiga menempuh pendidikan S3 di Jakarta.

Adapun dari kompetensi khusus, kini terdapat 1 orang pengajar Ahli Ushul Fiqh, 2 orang pengajar ahli Bahasa Arab, 1 orang pengajar ahli Bahasa Inggris, 1 orang pengajar ahli Hadits dan 1 orang pengajar Ahli Ilmu Falak. Hal lain yang juga patut disyukuri adalah 35% (7 pengajar) merupakan lulusan Pondok Pesantren Darussalam.

Pengasuh            :    Dr. KH. Chariri Shofa, M.Ag.

                                 Dra. Hj. Umi Afifah, M.S.I.

Dewan Asatidz   :

a.

Ust. H. Imam Labib Hibaurohman, Lc., M.S.I.

b.

Usth. Farah Nuril Izza, Lc., M.A.

c.

Ust. Sugeng Riyadi, S.E., M.S.I

d.

Usth. Dewi Laila Hilyatin, S.E., M.S.I.

e.

Ust. Enjang Burhanudin, S.S., M.Pd.

f.

Usth. Naeli Rosyidah, S.S., M.Hum.

g.

Ust. Shofiyulloh, S.H.I., M.H.I.

h.

Usth. Arini Rufaida, S.H.I., M.H.I.

i.

Ust. Akhmad Tauhid, S.Ag., M.S.I.

j.

Ust. Ainul Yaqin, S.H.I., M.Sy.

k.

Usth. dr. Zumrotin Hasnawati

l.

Ust. Maimun Sholeh

m.

Ust. Basuki Rahmat, S.Pd.I.

n.

Ust. Ali Zaenal Abidin, S.Pd.

o.

Ust. Herman Wicaksono, S.Pd.I.

p.

Usth. Eni Lutfiyati, S.Pd.

q.

Ust. Ahmad Anggun Bukhari, S.Pd.

r.

Ust. Hidayatullah

 

F. Fasilitas

Kegiatan pembangunan sarana dan prasarana Pondok Pesantren Darussalam sudah dimulai sejak awal dan terus diupayakan pengembangannya. Sarana prasarana yang sudah tersedia sampai bulan Mei 2018 di antaranya:

No.

Sarana dan Prasarana

Jumlah

Keterangan

1.       

Masjid

1 unit

18 x 24 m

2.       

Rumah Pengasuh

1 unit

10 x 15 m

3.       

Rumah Para Ustadz

1 unit

15 x 20 m

4.       

Asrama putra 2 lantai

10 kamar

10 x 40 m

5.       

Asrama putri 2 lantai

9 kamar

10 x 40 m

6.

Asrama putri 4 lantai

12 kamar

10 x 40 m

7.       

Kelas Besar

2 Ruang

8 x 10 m

8.       

Perpustakaan

1 ruang

12 x 10 m

9.       

Aula

2 ruang

12 x 25 m

10.       

Kantor

2 ruang

3.5 x 10 m

11.   

Tower Air dan Sumur Bor

1 unit

Baik

12.   

Dapur umum

1 unit

8 x 9 m

13.   

Lapangan Bola Voli

1 buah

6 x 14 m

14.   

Lapangan Badminton

1 buah

6 x 14 m

15.   

Garasi & tempat parker

2 ruang

6 x 9 m

16.   

Kamar Mandi & toilet putra

22 kamar

2 x 3 m

17.   

Kamar Mandi & toilet putri

19 kamar

2 x 3 m

18.   

Tempat Wudhu

25 buah

2 x 2 m

19.   

Koperasi

1 ruang

2 x 8 m

20.   

Almari arsip

3 buah

Baik

21.   

Papan pengumuman

3 buah

Baik

22.   

Komputer

2 unit

Baik

23.   

Meja belajar

50 buah

Baik

24.   

Mimbar

2 buah

Baik

25.   

Papan tulis

8 buah

Baik

26.   

Kursi tamu

1 set

Baik

27.   

Kolam ikan

3 buah

Baik

28.   

LCD/Proyektor

1 set

Baik

29.   

Sound sistem

1 set

Baik

 

Rencana Pembangunan sarana dan prasarana ke depan adalah Pengembangan pembangunan sarana dan prasarana menjadi pesantren perpaduan antara salaf dan modern (semi modern) yang mampu memenuhi segala kebutuhan santri dan lingkungan sekitar, dengan jalan menambah fasilitas seperti:

  1. Sekolah formal untuk sekolah menengah atas unggulan lengkap dengan laboratorium dan perpustakaannya,
  2. Gedung serba guna, sebagai pusat kegiatan santri dan siswa yang terdiri dari aula, koperasi pesantren, poliklinik, ruang kreatif,
  3. Sebagai bentuk kerjasama dengan masyarakat dan media, wirausaha santri disediakan kios atau ruko untuk membuka usaha.

@kangsupris
© IAIN PURWOKERTO 2018