SIMA

Login Form


TampilkanPassword

Detail Pesantren

AL-IKHSAN
29 Mei 2018 14:44:11

Detail data Pesantren


Pengasuh:
kyai. shodiq Mukhtar Idris, A.H.
Website:

Alamat:
Beji-Kedungbanteng-Banyumas
Telp.:
087847984144
Tentang pesantren:

PROFIL PONDOK PESANTREN AL-IKHSAN BEJI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PONDOK PESANTREN AL-IKHSAN BEJI

BEJI – KEDUNGBANTENG – BANYUMAS

 

 

 

 

 

PROFIL PONDOK PESANTREN AL-IKHSAN

BEJI KEDUNGBANTENG BANYUMAS

  1. Identitas Pondok Pesantren
  2. Nama                                : Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji
  3. Alamat : komplek pon.pes Al-Ikhsan Beji O Box 149 Purwokerto 53101

Desa                                  : Beji

  1. Kecamatan : Kedungbanteng
  2. Kabupaten : Banyumas
  3. Propinsi : Jawa Tengah
  4. Nama Yayasan : Al-Ikhsan
  5. Nomor Statistik : 51.2.33.02.19.001
  6. Tokoh Pendiri :
  7. Nama : KH. Abu Chamid
  8. TTL : serawak, 27 februari 1929
  9. Pengasuh : K. Achmad Shodiq Mukhtar Idris, A.H
  10. Tahun didirikan : 1986
  11. Tahun Beroperasi : 1986
  12. Status dan Luas Tanah :

      Status Bangunan               : Milik Sendiri

      Surat Kepemilikan            : akte notaris : imarotun noor hayati, s.h no:39/2005/2016

  1. Luas Tanah : 4030 M2
  2. Luas Bangunan : 3700 M2 .
  3. Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Al-Ikhsan

Kurang lebih 5 km, arah utara kota purwokerto jawa tengah terdapat sebuah pondok pesantren kecil, Al-Ikhsan namanya, yang kurang genap dua tahun sejak berdirinya sudah menyerap beberapa jumlah santri sehingga dari pihak pengasuh berusaha menambah bangunan gedung untuk menampung para santri yang saat ini berjejalan didua kamar putra dan dua kamar putri sementara masih numpang dirumah family kyai-.

kedatangan mereka pada umumnya karena disini disamping ada madrasah dinayah, juga karena mulainya ditertibkan program pengembangan kecakapan bahasa arab dan inggris disebut A.E.D.S ,kepanjangan dari Arabic and English Development Skill,” kata K.H. Abu Hamid kepada penulis.

Dengan adanya AEDS sebagai salah satu motivator mereka mau nyantri diakui oleh putra kyai sendiri, K.H. Syarif Hidayatulloh selaku pengelola maju mundurnya program dwi bahasa yang saat ini sudah menjadi keharusan sebagai bahasa komunikasi santri.

            Betul juga, sejak AEDS bisa teratur dan tertib diawal tahun ajaran kedua (1987-1988) hingga kini ( 7 september ’87) jumlah santri mukim sudah mencapai 87 putra dan 19 putri dan ditambah 200 santri kalong (non mukim) dari sekitar pesantren. “sistem pendidikan disini dengan cara mengawinkan dua sistem, salaf dan moderen. Dan model ini justru saya peroleh dari fatwa KH. Mahrus Aly (pengasuh pesantren Lirboyo Kediri). “ ujar bung syarif,yang baru dua tahun lalu berhasil meraih sarjana muda di Universitas Tribakti Kediri. Salaf yang dimaksud disini, sebagaimana pengajian kitab kuning ala Lirboyo dan modernnya sebagaimana dwi bahasa (Arab dan Inggris) ala pesantren Gontor, Ponorogo yang juga diterapkan sebagai program.

            Desa Beji , kecamatan Kedungbanteng, kabupaten Banyumas, Jawa Tengah P.O Box 149 Purwokerto 53101. Demikian alamat pesantren itu selengkapnya. Gedung pesantren yang jaraknya ± 15 km Menuju tempat wisata Baturraden itu tepatnya berdiri pada 1 januari 1986 tahun lalu. Tiga bulan kemudian yayasan Al-Ikhsan yang membawahi pesantren tersebut resmi berbadan hukum dengan akte notaris soetarjo soemoatmojo No. 33/3/1986 yang ketuanya juga KH. Abu Hamid.

Sebetulnya pada tahun-tahun sebelum pondok itu berdiri KH. Abu Hamid sering kedatangan santri hanya berkisar satu sampai empat orang, yang ditampung dirumah kyai. Begitulah tahun demi tahun ; satu datang yang lain pulang , sehingga ditahun 1986 gagasan kyai Abu Hamid untuk mendirikan bangunan pesantren segera diwujudkan. Mula-mula usaha kyai itu tak lepas dari sebagian masyarakat sekitar menyambut dengan suara sumbang yang tak enak didengar bersifat memojokkan dan melemahkan niat baik kyai. “biarlah mereka berkomentar yang bukan-bukan, yang penting niat saya baik karena Alloh semata-mata. Allohlah yang akan mengaturnya nanti”, ujar kyai mantap.

            Benar juga, sebelum bangunan pondok yang menghabiskan 3 juta rupiah itu sempurna, santripun pada berdatangan. Pertama pada bulan ramadlan1906 H, berjumlah 15 orang. Sementara kelimabelas santri tersebut cukup ditampung diruangan/kelas Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif (MIMA) yang lokasinya berdekatan dengan bangunan pondok sekarang. Santri pertama dibulan suci itu guna mengikuti kursu spesialisasi bahasa arab dan inggris yang disebut H.T.S kepanjangan dari Hard Teaching Sistem (sistem pengajaran keras) disampaikan oleh santri yang datang dari Darul Hikmah juresan, ponorogo dalam bahasa arabnya. Sedang bahasa inggrisnya langsung oleh bung Syarif sendiri secara full time. Karena sang guru bahasa inggris itu sewaktu nyanti di Lirboyo ditugaskan oleh pondok untuk memberikan kursus bahasa inggis kepada para santri. Maka sebagian santri romadlon itu sebagian ada yang dari Lirboyo.

            Akhir bulan syawwal pun tiba, berarti tahun ajaran baru segera dibuka. Waktu itu, diawal tahun ajaran baru 1986/1987 pesantren Al-ikhsan sudah mulai membuka madrasah diniyah disamping program A.E.D.S. walau setahun penuh belum bisa teratur dan tertib. Untuk merealisir perkawinan dua sistem itu, didatangkan dua pengajar dari alumnus pesantren Lirboyo dan dua dari pesantren juresan, mlarak, ponorogo (pesantren ala gontor).

Berhubungan gedung MIMA (yang menampung santri romadlon) sudah mulai tahun ajaran barunya, maka dengan terpaksa bangunan pondok itu diurungkan untuk menambah keatas (tingkat). Sebab, mau tidak mau kedatangan para santri baru segera menempati bangunan itu.

Satu tahun sudah, program diniyah dan AEDS berjalan walau masih sulit pengaturannya, yang diikuti oleh 25 santri mukim dan 200 santri non mukim. Kegiatan belajarnya masih tetap digedung MIMA mengambil waktu sore dan malam hari.

Kembali dibulan romadlon kemaren (1907 H). HTS muncul lagi diikuti 35 santri mukim. Baru kemudian ditahun ajaran baru 1987/1988 ini jumlah santri semakin bertambah, karena pesantren al-ikhsan mulai dikenal masyarakat yang kemudian santri luar daerah purwokerto mulai bermunculan, mulai dari banyuwangi, semarang, inderamayu, pekalongan dan yang lain. Dan banyak juga siswa dan mahasiswa yang sekolah dipurwokerto nyantri disitu, seperti mahasiswa/i IAIN Sunan Kalijaga, UNSOED, Universitas Wijaya Kusuma dan lain sebagainya. Mereka bisa sekolah/kuliah dan mengaji disamping bisa memperdalam dwi bahasa. Bahkan uang syahriyah (bulanan) dipesantren relatif lebih murah. “lumayan saya bisa mempelajari bahasa inggris disini, lenih-lebih dibulan romadlon kemaren” kata radino, salah satu santri yang pada acara orientasi study dan pengenalan kampus (OPEK) Sunan Kalijaga Purwokerto agustus lalu menggondol juara pertama lomba pidato bahasa inggris. Bahkan juara kedua pun diraih oleh santri Al-ikhsan juga.

 

  1. Visi dan Misi
  • Visi

Membentuk manusia muslim yang berilmu, berbudi luhur, serta mandiri

  • Misi
    1. Mewujudkan dan membentuk manusia yang beriman, cerdas, bertaqwa, terampil, disiplin, professional, serta mempunyai dedikasi dan tanggungjawab yang tinggi terhadap agama, bangsa dan negara dengan menerapakan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama'ah.
    2. Mempersiapkan peserta didik sebagai anak bangsa yang handal dibidang keahliannya dengan kritis, kreatif, mandiri, menuju Al-Ikhsan Go Internasional.
    3. Melaksanakan pembelajaran dan Bimbimgan secara efektif dan efisien sehingga santri dapat mengembangkan bakat, minat, serta potensi yang dimiliki secara optimal dalam meraih masa depan.

 

  1. Tujuan Pondok Pesantren Al-Ikhsan
  2. Secara Makro

      Secara makro dapat mencetak insan yang islami yang mampu mengantisipasi keadaan zaman yang selalu berkembang dan berubah dalam era globalisasi mendatang.

  1. Secara Mikro

      Secara mikro agar dapat mencetak kader-kader muslim sebagai penerus perjuangan para wali maupun para ulama pendahulu, agar eksistensi Islam tetap berkembang.

  1. Program Kerja Pondok Pesantren Al-Ikhsan
  2. Pembinaan Iman dan Taqwa dengan kajian kitab-kitab salafy
  3. Peningkatan Program dan Kecakapan Dwi Bahasa (Inggris dan Arab)
  4. Peningkatan Program dan Pengembangan Diri
  5. Peningkatan Program dan Pengembanagan Minat dan Bakat
  6. Peningkatan dan Pembanguanan Gedung Pondok Pesantren Al-Ikhsan
  7. Pengadaan Laboratorium Komputer
  8. Pengadaan Laboratorium Bahasa
  9. Fasilitas lain yang menunjang proses kegiatan belajar mengajar

 

  1. Jadwal Kegiatan Sehari-hari

WAKTU

KEGIATAN

04.00

Bangun tidur

04.01- 05.00

Sholat subuh berjamaah

05.01 – 06.00

Pembelajaran bahasa Arab

06.01 – 07.00

Makan dan persiapan sekolah

07.00 – 13.00

Sekolah

13.00 – 14.00

Setoran Al-Quran

13.00 – 15.15

Makan dan Istirahat

15.15- 16.00

Sholat Ashar berjamaah

16.00 – 17.00

Pembelajaran bahasa Inggris

17.00 – 17.30

Tadarus Q.S Al-Waqiah bersama

17.30 – 18.00

Sholat Maghrib berjamaah

18.00 – 19.00

Kajian Tafsir

19.00 – 20.15

Semakan Al-Quran (putera)

Setoran Al-Quran  (puteri)

20.15 – 21.30

Madrasah Diniah

21.30 – 22.30

Szetoran dan sorogan kitab

22.30-04.00

Istirahat

 

  1. Struktur Organisasi Kepengurusan Pondok Pesantren Al-ikhsan puteri

            Ketua                                : 1.) Miftahul Ulum

                                                              2.) Amin masykur, S. Pdi

            Sekretaris                         : 1.) Restu Ryana

                                                        2.) M Thoiful Ikhsan

            Bendahara                       : 1.) Irfan Sulistio

                                                        2.) Akhlis Zamroini

            Seksi-seksi                       

  1. Seksi pendidikan : 1.) Ismatu Zaki Adib

                                                  2.) Jamaludin

 

  1. Seksi sarpras : 1.) Ricky Nur Rofi

                                                  2.) Aziz Kurniawan

 

  1. Seksi keamanan : 1.) Akhmad Mustangin

                                                  2.) Yusuf Bachtyar

 

  1. Seksi kebersihan : 1.) Slamet Pamuji

                                                  2.) Rudi Itmamul Wafa

  1. Seksi kesehatan : 1.) Faisal Amri

                                      2.) Nur Fauzi

 

 

 

  1. Struktur Organisasi Kepengurusan Pondok Pesantren Al - Ikhsan Puteri

            Ketua                                : 1.) Naely Hurryah

                                                              2.) Nisrina Fauziya

            Sekretaris                         : 1.) Fina Ziyana Abidah

                                                        2.) Aqimi Dinana Agit Qorry Aina

            Bendahara                       : 1.) Laelatul Mukaromah A. N

                                                        2.) Khanifah

            Seksi-Seksi                      

  1. Seksi Pendidikan : 1.) Arina Musyarofah

                                                  2.) Linda Umi Humaeroh

                                                  3.) Farhatul Isnaeni

                                                  4.) Nur Fadilah

 

  1. Seksi Sarpras : 1.) Imaroh

                                                  2.) Haniatul Fikri

                                                  3.) Anggi

 

  1. Seksi Keamanan : 1.) Lutfiana Rofiqoh

                                                  2.) Muftihaturrizqi

                                                  3.) Hayyi Lana Min Amrina Rosyada

                                                  4.) Zahwa Latifah

 

  1. Seksi Kebersihan : 1.) Muhimatul Aliyah

                                                  2.) Laelatul Karimah

                                                  3.) Siti Taufiqotul

 

  1. Kedaan Pengasuh, Ustadz dan Santri
  1. Keadaan Pengasuh

      Pengasuh sebagai sentral pimpinan Pondok Pesantren merupakan aspek sangat vital dalam proses pendidikan dan proses pengembangan Pondok Pesantren, adapun kepengasuhan pondok pesantren Al-Ikhsan sekarang adalah

  • Achmad. Shodiq Muchtar Idris, A.H
  1. Keadaan Ustadz dan Ustadzah

      Dewan Ustadz dan Ustadzah Pondok Pesantren Al-Ikhsan merupakan santri yang telah dianggap cukup dalam bidang keilmuannya, dan kebanyakan merupakan mahasiswa di Perguruan Tinggi di sekitar Pondok Pesantren, disamping itu juga ada beberapa ustadz yang telah mukim dan bertempat tinggal di sekitar pesantren.

DAFTAR USTADZ DINIYAH DAN KITAB YANG DIAMPU

NO

NAMA

KITAB

1

Ustadz. Restu Ryana

Hidayatusibyan

Aqidatul Awwam

2

Ustadz Miftahul Ulum

Amtsilatutashrif

Khulashoh Nurul Yaqin

3

Ustadzah Nisrina Fauziyah

Tuhfatul Athfal

Izzul Adab

4

Ustadz Akhliz Zamroini

Mabadi Fiqh (1+2)

5

Ustadz Achmad Mustangin

Mabadi Fiqh (1+2)

6

Ustadz Jamaludin

Mabadi Fiqh (3+4)

7

Ustadz Rizki Roynaldo

Izzul Adab

8

Ustadz Ismatu Zaki Adib

Taqrib

9

Ustadzah Nely Huriyah

Mabadi Fiqh 3

Amtsilatutashrif

10

Ustadz Irfan Sulistio

Al-Imrithy

Khulashoh Nurul Yaqin

11

Ustadz Amin Masykur

Taysirul Kholaq

Sulamuttaufiq

12

Ustadz Ricky Nurrofi

Al-Jurumiyah

Amtsilatutashrif

13

Ustadz Hamid Musthofa

Safinatunnaja

Al-Jurumiyah

14

Ustadz Kasam

Qotrul Ghois

Jawahirul kalamiyyah

15

Ustadzah. Muftihaturrizki

Hidayatusibyan

Aqidatul Awwam

16

Ustadzah. Khanifah

Mabadiul Fiqhiyah

17

Ustadz. M Thoiful Ikhsan

Mabadi Fiqh (1+2)

 

 

DAFTAR PENGAJAR AEDS (BAHASA ARAB)

NO

NAMA

KELAS

1

 Ustadzah Muftihaturrisqi

Ibtida 1A Putera

2

Ustadzah Fina Ziana Abidah dan

Ibtida 1A Puteri (a)

3

Ustadzah Arina Musyarofah

Ibtida 1A puteri (b)

4

Ustadzah Hayyi’ lana MS & ustadz M. Thoiful Ikhsan

Ibtida 2A  putera

5

Ustadzah muhimatul Aliyah

Ibtida 2A puteri

6

Ustadz Irfan Sulistio

Ibtida 3A putera

7

Ustadzah Linda

Ibtida 3A puteri

8

Ustadz Miftahul Ulum

Ibtida 1B

9

Ustadz Ismatu Zaki Adib & Ustadz Ricky nurrofi

Ibtida 2B

10

Ustadzah Nely huriyah

Ibtida 3B

 

 

DAFTAR PENGAJAR AEDS (INGGRIS)

No

Nama

Kelas

1

Miss Aqimi Dinana Agit

Ibtida 1a Putera

2

Miss Laelatul Mukaromah

Ibtida 1a Puteri (A)

3

Miss Karimatussangadah

Ibtida 1a Puteri (B)

4

Miss. Zahwa latifah

Ibtida 2a  Putera

5

Miss Khusnul Amaliah

Ibtida 2a Puteri

6

Miss Nur Hanifah

Ibtida 3a Putera

7

Miss Puri

Ibtida 3a Puteri

8

Mr. Andi Firmansyah

Ibtida 1b

9

Mr. Restu Ryana

Ibtida 2b

10

Mr. Jamaludin

Ibtida 3b

 

 

  1. Keadaan Santri

Santri sebagai salah satu unsur yang terpenting dalam Pondok Pesantren, merupakan suatu yang mempunyai peran sebagai peserta didik. Adapun santri Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji dapat digolongkan menjadi :

  1. Santri Mukim

Santri mukim adalah santri yang mengikuti pendidikan di pondok pesantren dan juga menetap di pondok pesantren. Di pondok pesantren Al-Ikhsan santri tersebut terbagi menjadi beberapa tingkat yaitu :

  1. Tingkat tsanawiyah

Yaitu santri yang sedang menempuh jenjang sekolah menengah pertama

  1. Tingkat aliyah

Yaitu santri yang sedang menempuh jenjang sekolah menengah atas atau santri baru yang sedang menempuh jenjang perkuliahan

  1. Tingkat maha santri

Yaitu santri yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan pesantren atau sedang mengabdi

  • Jumlah santri Mukim 430 Putra dan Putri
  1. Santri Kalong/Non Mukim

Santri kalong adalah santri yang mengikuti kegiatan pondok pesantren tetapi tidak menetap di pondok pesantren.

  • Jumlah santri Kalong/Non mukim 2 Putra dan Putri
  1. Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana sebagai penunjang dan pendukung pendidikan sangat besar perannya untuk meningkatkan dan menjadikan kenyamanan dalam belajar. Di Pondok Pesantren Al-Ikhsan ada beberapa bentuk sarana dan prasarna sebagai fasilitas kegitan pendidikan antara lain :

  1. Ruanagan

No

Jenis Ruangan

Jumlah

Kondisi

Baik

KB

TB

1.

Ruangan Pengajian

13

12

1

-

2.

Ruang Pimpinan Kyai

3

3

-

-

3.

Ruang Guru/Ustadz

5

5

-

-

4.

Ruang Perpustakaan

1

1

-

-

5.

Ruang Office

2

2

-

-

6.

Masjid

1

1

-

-

7.

Dapur

2

2

-

-

8.

Aula

1

1

-

-

9.

Kamar Mandi/WC Ustadz

9

4

2

3

10.

Kamar Mandi/WC Santri

16

8

3

5

11.

Ruang Keterampilan

1

1

-

-

12.

Ruang Koperasi

2

1

1

-

13.

Ruang Tamu

2

2

-

-

 

  1. Bangunan/gedung

No

Jenis Ruangan

Jumlah

Kondisi

Baik

KB

TB

1.

Asrama Putra

2

2

-

-

2.

Asrama Putri

2

2

-

-

 

  1. Ruangan/Kamar Santri

No

Jenis Ruangan

Jumlah

Kondisi

Baik

KB

TB

1.

Asrama Putra

7

7

-

-

2.

Asrama Putri

15

15

-

-

 

  1. Alat mesin kantor

No

Jenis

Jumlah

Kondisi

Baik

KB

TB

1.

Komputer

1

1

-

-

2.

Mesin Tik

2

-

-

2

3.

Printer

2

1

1

-

 

  1. Aktivitas yang dikelola
    1. Majelis Ta'lim Toriqoh As-Syadziliyah
    2. Majelis Ta'lim Tahfidzul Qur'an
    3. Madrasah Diniyah
    4. Taman Pendidikan Al-Qur'an
    5. Lembaga Dwi Bahasa Arabic English Development Skill (A.E.D.S.) :
  2. Traning Of Trainer (TOT)
  3. Ta’lim Al-Lughoh ‘Arobiyah Al-Khususiyah (TAKS)
  4. Junior English Trainer (JET)
  5. Arabic and English Development Skills (A.E.D.S.)
  6. Hard Teaching System (HTS)
    1. Lembaga Formal
  7. Madrasah Ibtidaiyah
  8. Madrasah Tsanawiyah
  9. Madrasah Aliyah

 

  1. Program Reguler

Yaitu program rutin setiap hari dengan jumlah tatap muka 3 jam/hari (1 jam pagi, 1 jam sore dan 1 jam malam) untuk Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris dan madrasah diniyah kecuali pada hari libur (Jum'at dan Ahad) dengan kapasitas study ± 300 jam/tahun.

  1. Program Non Reguler
  2. Training Of Trainer (TOT)

Merupakan program dimana pesertanya dipersiapkan untuk menjadi instruktur/sebagai tenaga pengajar. Program yang telah dilaksanakan hingga saat ini adalah Bahasa Inggris dengan menempuh masa pendidikan ± 3 bulan dengan jumlah ±  jam. Para peserta hanya mengkhususkan diri untuk mendalami program ini selama di pesantren.

  • Tujuan Training Of Trainer

Tujauan yang ingin dicapai dari program English Training Of  Trainer (TOT) adalah :

  • Menciptakan, mencetak kader-kader untuk siap menjadi pelatih (instruktur) Bahasa Inggris
  • Mampu mengembangkan keahlian (penegetahuan) Bahasa Inggris kepada yang lain sehingga memiliki bekal yang cukup untuk menyongsong masa depan.
  • Lembaga Pelaksana

Program English Trining Of Trainer (TOT) ini dilaksanakan oleh Lembaga Arabic English Development Skill (AEDS) pondok pesantren Al-Ikhsan Beji Purwokerto. Para peserta dibimbing langsung oleh Direktur AEDS dan dibantu oleh beberapa asisten senior.

  • Metode dan Materi Pelatihan
  1. Metode Pelatihan

Metode yang digunakan pada English Training Of Trainer (TOT) adalah kuliah yang dilengkapi dengan metode Tanya jawab, peralatan audio, speaking program, conversation, praktek mengajar dalam kelas serta praktek berkomunikasi langsung dengan orang asing (tourist non domestic) melalui paket kunjungan ke lokasi wisata.

  1. Materi Pelatihan

Materi yang diberikan pada program Training Of Trainer (TOT) adalah diarahkan agar setiap peserta dapat memiliki kemampuan, keahlian (pengetahuan) bahasa inggris yang disiapkan mampu menjadi pelatih (instruktur), guru. Untuk hal tersebut, disamping penekanan dalam conversation drill materi yang dipelajari, diajarkan, dilatih dan dicoba ubtuk mengekspresikan beberapa item berikut :

  • Reading (bacaan)
  • Dictation (imla atau dikte)
  • Comperhension (pemahaman)
  • Conversation (percakapan)
  • Composition (karangan)
  • Correspondence (surat menyurat)
  • Grammar (tata bahasa)
  • Translation (penerjemahan)
  • Teaching Practice (praktek mengajar)

 

  1. Ta’lim Al-Lughoh Al-‘Arobiyah Al-Khususiyah

merupakan program unggulan bahasa arab dibawah naungan lembaga dwi bahasa AEDS pondok pesantren al-ikhsan melalui program khusus dengan durasi waktu 3 bulan dengan 3 kali pertemuan sehari. Program ini diperuntukkan untuk santri ditingkat ulya untuk lebih dalam menguasai bahasa arab dari macam-macam maharohnya dengan sistem pembelajarn khusus ala pondok pesantren Al-Ikhsan yang telah turun temurun dari awal berdirinya pesantren dengan ditambah dengan inofasi terbaru dalam hal pengajaran bahsa arab.

Dengan menjaga ciri khas dan keaslian sistem pengajaran ala pesantren program ini diharapkan mampu m,enjadi wadah yang bisa digunakan oleh para santri yang ingin belajar bahsa Arab dengan mudah dan praktis dengan suasana yang menyenangkan sehingga dapat memperoleh hasil yang mnaksimal.

 

  1. Junior English Trainer (JET)

Program ini merupakan pembekalan skill sedini mungkin untuk usia lepas sekolah dasar dan masa SLTP dengan menempuh masa pendidikan ± 3 bulan. Program ini diperuntukan bagi para santri junior yang mau mengenal lebih dasar tentang bahasa Inggris yang memiliki target pendidikan santri mampu memahami lebih dalam tentang bahasa Inggris.

 

  1. Hard Teaching System (HTS)

Program ini diadakan setiap tahun pada bulan Ramadhan untuk memacu kecakapan berkomunikasi dengan tujuan maenunjang keberhasilan program regular. Disamping itu merupakan program wajib bagi segenap santri pondok pesantren Al-Ikhsan juga diikuti oleh peserta dari berbagai kota lain di Purwokerto. Program ini berlangsung selama 20 hari yaitu setiap tanggal 1-20 Ramadhan.

 

  1. Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP)

adalah badan yang bergerak dalam bidang perekonomian pesantren dibawah naungan Rizquna Manajemen yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pesantren, adapun usaha yang dikelola adalah :

  • Rizquna kantin
  • Rizquna laundry
  • Rizquna mineral water

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


@kangsupris
© IAIN PURWOKERTO 2018